Skip to main content

Tanpa Blogwalking Berhenti Saling Mengunjungi Blog

Tanpa Blogwalking Berhenti Saling Mengunjungi Blog - Selama ini saya tetap melakukan blogwalking atau mengunjungi blog orang lain. Aktivitas blogwalking ini sudah saya lakukan sejak lama, bukan hanya sekedar mencari blog untuk saling kunjung mengunjungi blog. Tapi lebih dari itu, yaitu mencari sumber bacaan, mencari ide dalam membuat artikel blog, belajar design tampilan blog dan sebagainya.

Jadi, blogwalking yang saya lakukan selama ini tidak harus meninggalkan komentar di blog yang saya kunjungi. Bahkan tanpa berkomentar, saya juga melakukan follow blog yang saya kunjungi dan tidak pernah meminta untuk memfollow balik blog saya ini.

Tanpa Blogwalking Berhenti Saling Mengunjungi Blog

Kalau selama ini blogwalking hanya sekedar aktivitas saling kunjung mengunjungi blog dengan meninggalkan jejak komentar maka saya tidak setuju dengan pendapat seperti itu. Kenapa? Jika Anda berpikiran seperti itu, jangan heran ketika blog Anda yang sebelumnya ramai tiba-tiba menjadi sunyi sepi. Kok bisa ya? Karena yang biasa berkunjung dan meninggalkan komentar di blog sudah tidak ada.

Berharap pada kebiasaan blogwalking untuk meramaikan blog bukanlah pilihan yang bijak. Apalagi komentar yang banyak belum tentu mengindikasikan kalau blog tersebut ramai atau menjadi pilihan. Apalagi dijadikan sebagai tolak ukur kalau trafik blog dan pageview meningkat gara-gara blogwalking. Tidak. Karena semua itu berasal dari kebiasaan yang Anda lakukan sendiri.

Uniknya dari blogwalking ini adalah meskipun tarfik blog berasal dari aktivitas yang sama, ternyata ada peningkatan trafik yang terhitung di Alexa. Meskipun berasal dari IP yang sama, Alexa tetap menghitung aktivitas trafik ini. Namun yang harus diperhatikan adalah harus melakukan update artikel secara rutin. Maka Rank Blog di Alexa juga semakin ramping.

Baca: Tujuan dan Manfaat Melakukan Blogwalking

Di Alexa, hanya rank saja yang di hitung, sedangkan penghitungan metrik lainnya seperti keyword dan sumber trafik lainnya, tidak bisa di analisa di Alexa. Kenapa? Karena data yang diberikan oleh blog atau website tersebut kurang.

Namun yang menjadi masalah dalam blogwalking adalah jika Anda tidak meninggalkan komentar di blog yang Anda kunjungi seperti biasanya. Maka mereka yang terbiasa berkunjung lama-kelamaan akan meninggalkan blog Anda. Bahkan melupakan blog Anda tersebut. Padahal Anda sendiri selalu mengunjungi blog-blog mereka.

Hanya karena tidak meninggalkan komentar sebagai bukti sahih kalau benar-benar berkunjung, jangan harap blog yang Anda kunjungi pemiliknya akan mengunjungi blog Anda.

Jadi seakan-akan ngeblog itu, membuat artikel, dan mempublishnya hanya buat mereka-mereka yang akan berdatangan setelah Anda mengunjungi blog mereka. Jika Anda belum mengunjungi blog mereka maka mereka tidak akan berkunjung balik. Dan masalahnya lagi, ketika ada artikel baru yang di publish, kebanyakan mereka hanya membaca dan mengomentari artikel baru tersebut. Atau artikel yang ada dibagian atas di halaman homepage blog Anda. Padahal artikel-artikel di blog Anda masih ada yang lainnya yang juga perlu di baca.

Cobalah untuk sementara, sekitar 1 bulan, Anda berhenti blogwalking namun tetap melakukan update posting secara rutin. Dan lihat perbandingannya. Tentu ada perubahan trafik dan jumlah komentar yang menurun drastis. Dari bisa di ambil kesimpulan kalau blog Anda berkembang karena faktor blogwalking.

Meskipun ada sisi baik dan sisi negatifnya, melakukan blogwalking memang tidak ada yang salah. Malah akan menambah pertemanan bahkan persaudaraan antar sesama blogger. Atau bisa jadi menemukan jodoh dengan aktivitas ngblog tersebut.

Oleh karena itu tetap lah melakukan blogwalking meskipun blog Anda tidak dikunjungi balik. Dan jangan lupa untuk selalu melakukan optimasi blog secara mandiri agar peringkat blog menjadi lebih baik lagi.