Skip to main content

Perbedaan Antara Domain dan Hosting

Perbedaan Antara Domain dan Hosting
Perbedaan Antara Domain dan Hosting - Bagi yang baru membuat blog atau website, mungkin masih belum begitu paham tentang perbedaan domain dan hosting karena masih banyak yang beranggapan kalau domain adalah hosting dan hosting adalah domain. Padahal keduanya memiliki pengertian yang sangat berbeda, bahkan meskipun kedua saling berhubungan namun tidak terlalu terikat satu sama lain.

Dalam penerapannya memang domain membutuhkan hosting begitu juga hosting membutuhkan domain, namun untuk domain sendiri ada yang membutuhkan hosting dan ada yang tidak. Sedangkan untuk hosting, harus membutuhkan domain. Domain maka file-file yang tersimpan didalam hosting tidak dapat di akses.

Dimana Mendapatkan Domain dan Hosting?
Domain dan hosting bisa didapatkan secara gratis di beberapa layanan penyedia domain dan hosting. Untuk domain gratis, Anda bisa mencarinya melalui Google dengan mengetikkan "doman dan hosting gratis", maka akan banyak penyedia domain dan hosting gratis tersebut. Namun untuk domain dan hosting gratis saya tidak menyarankan untuk menggunakannya karena keduanya memiliki keterbatasan. Untuk itu, sangat disarankan untuk menggunakan domain atau hosting berbayar.

Untuk membuat blog atau webiste, Anda bisa saja menggunakan yang gratisan sebagai pembelajaran. Namun untuk membuat blog atau website dengan hosting, gunakan hosting berbayar, jangan yang gratisan. Karena banyak efek sampingnya jika menggunakan hosting gratisan. Silahkan baca Dampak Buruk Menggunakan Hosting Gratisan

Perbedaan Antara Domain dan Hosting

Perbedaan Antara Domain dan Hosting

Mengapa membuat blog atau website harus perlu hosting dan domain? Apakah bisa hanya membeli atau menggunakan salah satunya? Mana yang lebih penting antara domain dan hosting?

Dalam sebuah blog atau website, domain dan hosting adalah komponen utama. Tanpa domain atau hosting, blog atau website yang Anda buat tidak akan bisa di akses atau tidak bisa online. Namun seperti yang telah disebutkan diatas, tidak semua blog atau website membutuhkan hosting dan hanya membutuhkan domain saja. Blog atau web yang tidak membutuhkan hosting bisa adalah blog yang dibuat dari penyedia layanan blog atau website gratis namun dalam bentuk subdomain dari penyedia layanan tersebut.

Misalnya membuat blog di Blogspot maka Anda akan memiliki alamat domain dengan embel-embel blogspot dibelakangnya. Contohnya: tampilan.blogspot.com, domain seperti ini disebut dengan subdomain dan tidak membutuhkan hosting karena hostingnya sudah menggunakan Blogspot.com itu sendiri.

Lantas apa perbedaan antara domain dan hosting?
Jika membaca artikel diatas, tentunya Anda sudah memiliki gambaran kalau domain itu merupakan alamat dari blog atau website yang dibuat dan hosting adalah media penyimpanan dari file-file yang terdapat dalam blog atau website. File-file ini berupa teks, gambar, video, animasi, dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya berikut perbedaan domain dan hosting:

Hosting
Hosting adalah tempat untuk meletakkan file blog atau website. Atau lebih mudahnya hosting itu sama dengan memori, tempat penyimpanan. Jadi file-file yang ada di website itu tersimpan dalam hosting. Misalnya kita ambil contoh web okezone.com, disana Anda akan melihat banyak artikel, berbagai jenis gambar, video dan media lainnya. Dan semuanya itu tersimpan dalam hosting. Jika tidak hosting, maka web okezone,com tidak dapat di akses. Begitu juga dengan blog atau website yang akan Anda buat.

Hosting didapat dengan cara membeli dan aktif minimal selama 1 tahun. Dalam penggunaannya, hosting bekerja dalam 24 jam. Saat Anda membeli hosting, pastikan memilih hosting terbaik agar server tidak down. Jika server down, maka website Anda tidak bisa di akses atau sangat lambat (lemot) saat dibuka.

Ketika Anda sudah memiliki Hosting, maka Anda akan mendapatkan akses cPanel Hosting. cPanel Hosting ini adalah kontrol panel yang digunakan untuk pengelolaan hosting dan domain. Beberapa pengelolaan yang dapat dilakukan adalah membuat subdomain, melakukan domain forwarding, memiliki alamat email pribadi, mengelola SSL, mengatur kapasitas hosting dan sebagainya.

Domain
Seperti yang telah dijelaskan diatas, domain adalah nama atau alamat dari suatu website. Domain digunakan untuk memberikan nama alamat website anda. Ada 2 jenis domain yang bisa Anda gunakan, yaitu Domain gTLD (domain global) dan Domain ccTLD (domain id).

Domain gTLD adalah domain global dan tidak memiliki syarat apapun dalam pembelian atau pemesanannya. Contohnya : .com , .net , .org , dan sebagainya. Sedangkan Domain ccTLD atau domain lokal adalah domain indonesia (id) dan domain id diatur oleh PANDI. Contoh dari domain id yaitu: .co.id, .my.id, .id, .web.id, dst.

Berbeda dengan domain gTLD, khusus domain ccTLD (domain id) memiliki syarat tertentu yang sudah dikeluarkan oleh PANDI. Semua syarat-syarat dari domain lokal ini bisa Anda temukan saat melakukan pembelian domain di penyedia layanan domain.

Untuk melakukan pembelian domain, Anda harus segera melakukan pembelian pada waktu itu juga karena pembelian domain tidak bisa dipesan dalam beberapa hari. Harus dilakukan pada waktu itu juga. Karena dikhawatirkan ketika Anda sudah memiliki nama domain dan ingin menggunakan nama tersebut sebagai alamat domain Anda namun karena alasan masih menunda untuk membelinya, jangan heran jika alamat domain Anda sudah dibeli dan digunakan oleh orang lain.

Itulah perbedaan domain dan hosting yang bisa Anda ketahui. Sebagai saran, jika ingin membeli domain dan hosting, pilih dari penyedia layanan domain dan hosting terbaik. Silahkan baca Layanan Domain Hosting Lokal Terbaik yang Tidak Pernah Down.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.