Enaknya Pinjam Uang di Pegadaian, Bebas Debt Collector, Bebas BI Checking!
Kemana saja selama ini saat kamu melakukan pinjam uang? Ke saudara, teman, rentenir, bank, pinjaman online atau Pegadaian? Apakah semua opsi itu sudah kamu lakukan? Jika semua opsi itu sudah dilakukan, tentunya kamu sudah bisa membedakan mana yang lebih mudah, tidak ribet dan bahkan tidak membuat beban hidup jadi bertambah karena hutang.
Memang sih diantara keenam cara untuk mendapatkan pinjaman uang itu masing-masing memiliki risiko tapi tentunya untuk menghindari risiko terbesar kamu akan memilih cara yang lebih mudah, aman dan gak bikin panik.

Oleh karena itu, hidup di zaman sekarang ini disaat kebutuhan pada banyak, harga naik, dan uang tidak ada maka salah satu yang dianggap baik adalah pinjam uang.
Siapapun Butuh Uang
Pinjam uang ini tidak hanya dilakukan oleh orang yang tidak bekerja dan orang miskin. Orang kaya pun bahkan yang berkeja masih kekurangan uang dan mau tidak mau harus cari pinjaman juga, jadi melakukan pinjaman berupa uang itu sebenarnya masih wajar dilakukan.
Tapi dibalik kewajarannya itu setidaknya harus tahu diri dengan kemampuan atau keadaan sendiri saat melakukan pinjaman. Boleh-boleh saja pinjam tapi ya jangan banyak-banyak, kalau bany nanti bayarnya malah susah, ditagih malah marah-marah. Nah ini kan salah.
Jika tidak ingin salah dalam meminjam uang dan mengatur cara melunasinya maka dari beberapa pilihan yang saya sebutkan diatas, ada 1 cara yang menurut saya sangat mudah dilakukan
Tempat Pinjam Uang
Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, ada 6 pilihan yang bisa digunaka untuk mendapatkan pinjaman uang, tapi keenam ini tentunya ada baik buruknya yang harus kamu perhatikan.
- Pinjam ke Saudara
Minim risiko adalah kata yang sangat tepat ketika meminjam sejumlah uang ke sanak family atau keluarga, namun disini saudara yang saya maksud adalah saudara kandung. Setidaknya dengan saudara sendiri masih bisa toleran lah meskipun ada juga saudara yang tidak peduli saat pinjam uang.
- Pinjam ke Teman
Tentunya tidak sama ya jika pinjem uang itu ke teman, apapun statusnya yang kalian anggap teman seperti saudara tentunya tidak sama dengan saudara yang sebenarnya. Kalau pinjam ke teman pasti ada rasa tidak enak juga kalau sering pinjam, karena teman itu sesungguhnya adalah orang lain.
Untuk masalah pinjaman ke teman, risiko terburuknya adalah ketika tidak membayar atau mengembalikan uang pinjaman maka mereka akan marah atau kamu yang marah dan endingnya putus pertemanan.
- Pinjaman ke Rentenir
Adalah tindakan bodoh jika harus sampai meminjam ke rentenir karena pihak yang satu ini sangat-sangat kejam dalam memberikan pinjaman. Memang awalnya sangat mudah namun dibalik kemudahan yang mereka berikan adalah akhir dari keuanganmu.
Ketika kamu diberi pinjaman maka rentenir ini memiliki syarat yang harus kamu patuhi yaitu jika kamu meminjam sejumlah uang misalkan 2 juta maka uang pinjaman tersebut akan dipotong 50 ribu atau 100 ribu, lalu harus melunasi hanya dalam 1 bulan dengan bunganya.
Bunga pinjama dari rentenir ini tidak main-main, biasanya per 1 juta bunganya sekitar 150 ribu hingga 300 ribu! Jadi kalau kamu pinjam 2 juta maka harus mengembalikan setidaknya 2,3 juta atau 2,6 juta!
Jadi jangan main-main sama rentenir, sesulit apapun keuangan yang kamu hadapi, jangan sekali-kali pinjam uang ke rentenir. Selain banyak potongan dan bunga, cara nagihnya juga sangat keras, bisa-bisa kamu dipermalukan sama mereka.
- Pinjam ke Bank
Meskipun terbilang relatif aman karena memiliki jaminan yang digunakan untuk meminjam uang, kamu tidak serta merta boleh menunngak pembayaran pinjaman karena tim penagihan yang akan "mengurus" kamu dimanapun kamu berada.
Kalau kamu tidak bayar cicilan 2x sampai 3x maka akan ada peringatan yang akan kamu terima, yaitu berupa denda dan bunga pinjaman. Selain itu akan ada tim penagih yang harus kamu hadapi.
Padahal secara logika nasabah itu berada didalam posisi menang dan tidak boleh sembarangan main tagih atau dengan ancaman. Kenapa karena nasabah memiliki jaminan yang sudah mereka gunakan untuk meminjam uang mereka.
- Pinjaman Online
Meskipun tidak menggunakan jaminan apapun, yang namanya hutang harus wajib bayar. Terlepas kemudahan yang didapat saat pinjam uang mudah dilakukan, tidak serta merta lalai dengan kewajibannya.
Pinjaman online memang satu-satunya yang sangat mudah dilakukan, tanpa jaminan, hanya menggunakan KTP dan nomor hape, kamu bisa pinjam berapapun yang kamu mau. Namun dibalik kemudahan itu ada monster yang siap menghancurkan kehidupan kamu.
Kalau kamu terlena dengan pinjaman online ini, kamu akan terjebak pada lubang yang sama yaitu pinjam lagi untuk menutupi pinjaman yang lain. Jangan, jangan kau lakukan seperti itu, itu akan menghancurkan hidupmu dan keluargamu.
Selain itu, ancaman teror juga akan kamu dapatkan jika tidak membayar hutang yang telah kamu lakukan. Wajarlah mereka teroro atau sering menagih, lha wong uangnya mereka kamu bawa.
- Pinjam ke Pegadaian
Tidak ada penagihan yang berlebihan, tidak ada debt collector dan bebas BI checking saat kamu tidak menembuh jaminan yang digunakan untuk meminjam sejumlah uang sesuai dengan nilai barang atau jaminan yang dititipkan. Jaminan ini biasanya dan sering berupa logam mulai seperti ini emas. Kenapa pinjaman uang di Pegadaian lebih aman? Yuk kita bahas bareng-bareng...
Kenapa Pinjaman ke Pegadaian Aman?
Dari pengalaman saya berkali-kali melakukan pinjaman ke Pegadaian, ada tiga alasan yang menurut saya, saya merasa aman kalau pinjam di Pegadaian yaitu:
- Ada barang jaminan yang nilainya sudah ditaksir sebelum pinjaman diberikan.
Jadi tidak serta merta apa yang saya titipkan sebagai jaminan pinjaman ditaksir ngawur dan diberikan apa adanya. Dengan ada taksiran yang sesuai ini, saya atau nasabah yang lainnya pasti sudah sangat senang bahkan puas dengan yang diterima.
- Jumlah pinjaman lebih rendah dari nilai jaminan, sehingga Pegadaian memiliki margin pengaman.
Kalau dilihat dari hasil yang yang saya terima memang seperti itu, dan pastinya ini juga diberlakukan disemua jasa finansial. Kalau tidak seperti itu, bisa-bisa merugi mereka. Dan sebagai nasabah tentunya sangat paham dengan aturan ini.
- Biaya pinjaman transparan, berupa sewa modal yang dihitung berdasarkan nilai pinjaman dan jangka waktu.
Ini yang saya suka dari Pegadaian, meskipun memiliki bunga yang relatif tinggi tapi tidak terasa memberatkan. Kenapa? karena transparan tadi dan karena adanya kemudahan yang diberikan dalam mengatur jumlah pinjaman.
Dan untungnya lagi ketika tidak mampu melunasi, Pegadaian memiliki mekanisme penyelesaian melalui lelang. Jika hasil lelang melebihi total kewajiban, makan kelebihannya tetap menjadi hak nasabah.
Dan nasabah tidak akan dicari-cari atau didatangi terus-terusan bahkan dibohongi hanya karena ingin mendapatkan imbalan balik dari proses lelang tersebut. Karena itu, sistem gadai cenderung lebih aman dari jasa finansial manapun dan lebih jelas dibanding banyak bentuk pinjaman lainnya.
Nah ayo... Kalau punya emas atau barang berharga lainnya termasuk dokumen penting seperti sertifikat tanah, rumah atau surat kendaraan bermotor, lebih baik dititipkan di Pegadaian saja, untung berlipat-lipat
- Ada barang jaminan yang nilainya sudah ditaksir sebelum pinjaman diberikan.
Portofolio
Kerjasama artikel review dengan lebih dari 100 perusahaan






























































