--> Skip to main content
Menu

Cara Cepat Belajar Mengendarai Mobil

Cara Cepat Belajar Mengendarai Mobil

Siapa yang tidak ingin mengendarai mobil sendiri? Meskipun belum punya, pasti semua orang ingin bisa menyetir mobil

Cara Cepat Belajar Mengendarai Mobil

Siapa yang tidak ingin mengendarai mobil sendiri? Meskipun belum punya, pasti semua orang ingin bisa menyetir mobil. Kenapa? Alasan utamanya adalah bukan karena buat gaya-gayaan tapi untuk memudahkan dalam berkendara. Misalkan jika ada keluarga yang ingin bepergian tapi tidak ada sopir, maka saat itulah tenaga kita sangat dibutuhkan. Atau ada hal-hal lain yang mendesak yang harus membawa orang atau sesuatu dengan mobil sedangkan tidak ada sopir lain maka disaat itulah kita membantunya.

Namun untuk mengendarai mobil secara langsung tanpa belajar itu susah banget. Tidak ada yang langsung bisa mengendarai mobil tanpa adanya belajar, praktek, dan bahkan menabrak tembok karena mengatur gas dan rem yang membingungkan. Bagi yang baru belajar, tentunya sangat membingungkan saat memilih 3 pedal di kakinya, mana yang harus diinjak pedal kopling, pedal rem, dan pedal gas karena ketiganya saling berdekatan. Bagi yang masih baru belajar atau akan belajar mengendarai mobil tentu ketiga pedal itu akan terasa membingungkan.

Apalagi sambil memegang stir dengan pandangan kearah depan dan dengan posisi duduk yang nyaman harus dilakukan dengan baik. Kalau tidak, konsentrasi menyetir akan terfokus pada kaki dan kaki karena khawatir menginjak gas. Namun sebenarnya bagi Anda yang ingin cepat belajar mengendarai mobil sebenarnya sangat mudah, bahkan tanpa kursus mengemudi pun akan langsung bisa. Karena di artikel ini, saya akan memberikan tips dasar cara cepat belajar mengemudi mobil khusus untuk transmisi manual, bukan yang otomatis :

1. Harus Punya Mobil Sendiri

Berbeda dengan motor, untuk belajar motor mungkin masih bisa meminjam moto teman atau saudara. Jika motor rusak karena nabrak mungkin tidak terlalu mahal untuk menggantinya. Nah kalau mobil, jika bukan milik sendiri jangan coba-coba belajar mobil milik teman atau saudara. Karena jika terjadi kerusakan akibat salah jalan alias nabrak, untuk mengganti kerusakan pada mobil itu sangat mahal.

Bagaimana jika menggunakan mobil perusahaan atau pabrik? Mobil yang bias digunakan untuk segala urusan, misalnya pickUp (pikep). Boleh-boleh saja selama tidak ada ganti rugi yang diterima oleh Anda. Namun akan sangat riskan jika perusahaan meminta ganti rugi atau malah memecat Anda karena masalah mobil.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan mobil jika ingin belajar cepat bisa mengendarai mobil. Dengan menggunakan mobil sendiri, resiko yang didapatkan akan sangat minimal. Kalau pun terjadi kerusakan pada body mobil, biarin saja toh itu mobil sendiri.

2. Pendamping yang Mahir

Jangan belajar sendirian kecuali Anda adalah manusai ajaib. Meskipun sudah memiliki mobil sendiri atau ada mobil ikhlas yang bisa dibuat untuk belajar, tidak serta merta Anda harus menyetir sendiri dan langsung injak gas. Harus ada pendamping yang mendampingi Anda dalam belajar. Untuk pendamping yang benar adalah pendamping yang tidak hanya mahir saja tapi juga harus memberikan ilmu dasar atau materinya terlebih dulu.

3. Belajar Mengenal Bagian-Bagian Mobil

Pendamping yang benar tidak hanya mengajari cara menginjak gas, kopling atau rem. Namun ada hal mendasar yang wajib diketahui terlebih dulu yaitu bagian-bagian utama pada mobil. Pendamping harus mengajarkan beberapa hal berikut sebelum Anda menjalankan mobil. Materi-materi berikut harus dikuasai saat sebelum mobil dijalankan:

  1. Cara menyalakan mobil

    Menyalakan mobil tidak hanya sekedar memasukkan kunci. Namun ada aturan yang harus diketahui dan dilakukan dengan benar. Untuk dengan menggunakan starter kunci, memang agak sedikit merepotkan. Aturan dalam menghidupkan mesin mobil menggunakan kunci starter yaitu:

    1. Putaran pertama adalah untuk menyalakan sistem kelistrikan pada mobil namun mesin belum menyala. Sedangkan komponen yang lainnya sudah bisa dinyalakan seperti AC, Musik, Lampu, dan yang lainnya.
    2. Putaran kedua dengan setengahn tahanan untuk menyalakn mesin. Jika berhasil maka mesin mobil bisa hidup dengan tanda ada sedikit getaran pada body mobil.
  2. Cara memegang stir.

    Untuk yang masih baru belajar mengendarai mobil, memegang stir yang benar wajib hukumnya. Cara memegang stir yang benar adalah memegang bagian kana dan kiri secara seimbang. Tidak boleh tangan kiri berada diatas sisi stir atau sebaliknya. Dengan memegang stir secara seimbang maka Anda akan lebih mudah mengontrol laju kendaraan.

    Begitu juga ketika saat belok atau menikung, maka tangan Anda akan lebih mudah mengontrol arah stir sesuai dengan arah belokan kendaraan atau arah tikungan. Atau jika ada tikungan tajam, maka tangan di stir cukup berpindah keatas sedikit sesuai dengan kontrol stir. Jika ada tikungan tajam maka kontrol stir untuk diputar penuh dan jika ada tikungan setengah menikung makan kontrol stir cukup diputar setengah putaran.

    Nah dibagian stir ini pun ada tata caranya, jadi Anda harus paham dulu sebelum menjalankan mobil.

  3. Cara mengontrol pedal dengan menggunakan kedua kaki

    Dibagian kedua kaki ada 3 pedal yaitu Kopling, Rem dan Gas. Anda harus bisa mengatur ketiga pedal ini dengan baik. Khususnya saat melakukan penginjakan. Untuk pemula, lebih baik belajar cara menginjak ketiga pedal tersebut dengan baik dan seimbang. Mainkan kaki untuk menginjak koling, rem, dan gas secara pelan-pelan.

      Berikut cara menginjak pedal yang benar:
    • Ada 3 pedal dibagian kakik yaitu pedal kopling, rem dan gas.
    • Pedal kopling menggunakan kaki kiri.
    • Pedal rem menggunakan kaki kiri atau kanan. Sesuai kebiasaan nantinya.
    • Pedal gas menggunakan kaki kanan.
    • Belajar menginjakan pedal secara lembut, jangan lansung main injak, harus butuh konsentrasi dan perasaan untuk menginjak ketiga pedal ini.
    • Untuk menginjak gas, nyalakan dulu mobil tanpa memasukkan gigi perseneling. Injak gas pelan-pelan dan pertahankan sambil melihat indikator speedometer gas. Pertahankan jarumnya hanya pada angka 2. Begitu terus sehingga Anda memahami injakan kaki pada gas.
    • Jangan menginjak gas secara penuh maka resikonya adalah kendaraan akan melaju dengan sangat cepat dan bunyi mesin meraung-raung. Kalau tidak percaya, coba lah injak gas saat mesin mobil hanya menyala, tanpa memasukkan gigi persneling. Maka yang terjadi adalah suara mesin mobil akan meraung-raung.
    • Begitu juga dengan Rem. Belajar lah menginjak rem secara pelan-pelan dan lembut. Jangan langsung menginjak karena jika langsung menginjak akan membuat mobil berhenti secara mendadak. Dan bisa-bisa mesin mobil akan mati.
    • Saat menginjak ketiga pedal ini tidak boleh berbarengan khususnya Rem dan Gas, Gas dan Kopling.
    • Kalau Kopling dan Rem bisa diinjak secara bersama-sama dengan cara kopling diinjak secara penuh dan Rem diinjak secara pelan-pelan maka mobil akan berhenti dengan pelan.
    • Saat mobil jalan, pertahankan injakan gas di kaki kanan. Jangan terlalu dalam, biarkan mobil jalan secara pelan-pelan.
  4. Cara menggunakan persneling

    Menggunakan persneling berarti harus bisa memasukkan sistem roda gigi yang digunakan sebagai tenaga penggerak. Sebelum menggunakan persneling, harus tahu dulu bagian-bagian sistem gigi yang ada pada persneling ini. Di bagian ini biasanya ada angka 1-2-3-4-5 dan huruf D-L-N-P-R. Masing-masing angka dan huruf tersebut memiliki arti dan fungsi tersendiri.

    Selain itu, setiap bagian-bagian yang terdapat pada persneling berbeda pada setiap mobil, tergantung dari type dan jenis mobil. Apakah menggunakan transmisi manual atau otomatis. Bahkan ada mobil yang tidak memiliki angka dan huruf, khususnya untuk mobil-mobil manual. Jadi pelajari terlebih dulu bagaian-bagian dan dan bagaimana cara menggunakannya.

    Untuk menggunakan sistem gigi pada persneling sebenarnya sangat mudah yaitu harus bersamaan dengan menginjak pedal kopling secara penuh. Baik itu untuk sistem gigi 1, gigi 2, gigi 4, gigi 4, gigi 5 dan gigi mundur semuanya harus terkoordinasi dengan penginjakan pedal kopling dan mempertahankan injakan gas. Oleh karena itu, tugas seorang pendamping sangat penting dalam memberikan panduan.

4. Belajar Mengatur Spion

Ada 3 spion yang harus Anda atur dan perhatikan yaitu spion disebelah kirin dan kanan serta spion dibagian tengah. Atur posisi spion agar membuat penglihatan kebagian belakang terasa nyaman dan pas.

5. Mengatur Posisi Kursi

Atur kursi untuk sopir dibagian stir sesuai dengan kenyamanan Anda dalam menyetir. Kursi ini bisa diatur dengan cara menekan dan menahan tuas dibagian bawah kursi. Kursi bisa dimajukan dan dimundurkan untuk kenyamanan dalam duduk untuk menyetir.

Kelima dasar dalam belajar mengemudi ini bisa diterapkan jika Anda ingin belajar mengemudi. Namun dengan syarat harus ada pendamping yang sudah paham tentang mobil. Kalau hanya membaca artikel ini tanpa adanya pendamping, saya tidak bertanggungjawab jika ada kejadian yang merugikan Anda.

Belajar mengemudi bukan seperti belajar Kimia yang harus mencampur-adukkan bahan agar menghasilkan reaksi. Kalau belajar mobil dicampur seperti itu maka kecelakaan bisa menimpa Anda dan orang lain. Sekali lagi, ajaklah orang yang sudah paham tentang mobil.

Posting Komentar

    Komentar interaktif
    Gunakan kode dibawah ini untuk menampilkan gambar, quotes, dan kode lainnya dengan mengikuti format penulisan berikut:
  1. Menambahkan Gambar: [img]Link gambar di sini[/img]