Skip to main content

Mengapa Waktu Terasa Begitu Cepat?

Saat ini dalam kehidupan sehari-hari, kita semua pasti merasakan seakan-akan waktu terasa begitu cepat. Kemarin rasanya masih merasakan hari Jumat, hari ini sudah hari Jumat lagi. Begitu juga ketika menjalani aktivitas-aktivitas yang lainnya. Tanpa terasa sudah berganti waktu begitu cepat. Pagi ke siang, sore ke malam bahkan tanpa terasa yang mulanya waktu masih pagi, malam menjelang sudah tiba.

Mengapa Waktu Terasa Begitu CepatFoto: Freepik

Ada apakah ini semua? Apakah Anda memikirkan tentang perubahan waktu yang begitu cepat? Atau Anda tidak peduli bahkan tidak merasakan kalau waktu yang berjalan begitu lebih cepat dari waktu-waktu sebelumnya. Atau bahkan sebalinya, Anda merasakan waktu terasa lebih lama dari sebelumnya. 

Jika kita merasakan adanya perubahan dari setiap waktu yang kita jalani selama ini, apakah lebih cepat atau lebih lama, setidaknya kita nurani dan rasa dengan perubahan yang terjadinya. Namun jika kita tidak merasakan adanya perubahan waktu yang berjalan terasa lebih cepat atau lambat, mungkin kita terlalu sibuk dengan urusan duniawi.

Memang tidak ada ukuran yang pasti dalam menentukan adanya perubahan waktu ini, bahkan jam dinding atau alat penentu waktu tidak bisa memberikan tanda kalau waktu yang berjalan terasa begitu cepat. Akan tetapi jika kita menentukan perubahan waktu dalam ibadah dan pergantian hari, maka kita akan merasakan kalau waktu ini terasa begitu cepat.

Misalkan waktu sholat, pukul 11:20 sudah masuk waktu sholat Dhuhur, atau waktu di pagi hari, dulu pukul 05:00 itu masih gelap terasa dan kini pukul 05:00 hari sudah terang menderang.

Mengapa Waktu Terasa Begitu Cepat?

Karena kesibukan duniawi lah Allah memberikan cobaan ke setiap manusia dengan merasakan kalau waktu yang digunakan terasa kurang untuk urusan manusia itu sendiri. Namun ketika mengerjakan ibadah sholat 5 waktu, setiap manusia memberikan porsi waktu yang lebih cepat. Bahkan hanya 1 menit, 2 menit dan paling lama 5 menit manusia mengerjakan sholat dan selebihnya karena berburu waktu untuk urusan duniawi.

Sebagai contoh sederhana saat ini, jika kita bermain media sosial di internet seperti Facebook, Youtube, Whatsapp, TikTok bahkan Ngblog ini sendiri tentunya kita membutuhkan waktu yang lebih banyak dan ketika waktu ibadah tiba-tiba, terkadang kita masih menunda-nundanya. Dan kalaupun langsung tepat waktu melaksanakan ibadah, itu hanya membutuhkan waktu 1 - 5 menit saja.

Inilah salah satu cobaan yang diberikan kepada hambaNya, cobaan dalam mengatur waktu dengan baik dan seimbang.

Tanda Kiamat

Dan ternyata dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Imam Bukhari menyebutkan"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak akan terjadi hari kiamat kecuali setelah hilangnya ilmu, banyak terjadi gempa, waktu seakan berjalan dengan cepat, timbul berbagai macam fitnah, Al haraj -yaitu pembunuhan- dan harta melimpah ruah kepada kalian."

Jika waktu yang berjalan merupakan salah satu tanda-tanda akhir zaman, masih kah kita mengabaikan waktu yang kita gunakan saat ini untuk hal-hal yang kurang perlu?

Semoga dengan adanya perubahan waktu yang terasa begitu cepat ini, kita semua menyadari bahwa Allah lah yang mengubah segalanya menjadi seperti ini bahkan mengubah hati kita semua untuk tidak merasakan setiap perubahan yang terjadi. Sebagai bahan renungan semoga bermanfaat.

Newest Post

3 Komentar

  1. Aku jadi teringat lamanya waktu di akhirat berdasar hadits
    lamanya waktu di akhirat , 1 hari di akhirat = 1.000 tahun di dunia.
    ngeri mas boz

    sekarang jam 5 pagi sudah terang benderang padang njingglang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mas bro, ya seperti itulah terkadang demi untuk memenuhi standar kehidupan yang layak, semuanya memang harus dilakukan mas bro

      Hapus
  2. apa kabar bang blognya tambah hebat nih tampilannya, semoga kita tidak menyia-nyiakan waktu

    BalasHapus