Skip to main content

Tips Memilih dan Menggunakan Domain Lama

Tips Memilih dan Menggunakan Domain Lama - Menggunakan domain lama atau domain bekas atau expired domain memang banyak di cari. Alasan utama menggunakan domain lama adalah nilai yang dimiliki domain tersebut. Misalnya memiliki Domain Authority yang tinggi, backlink yang sudah tertanam dan domain sudah terindeks oleh mesin pencarian seperti Google. Benarkah seenak dan semudah itu saat memiliki domain lama?

Tips Memilih dan Menggunakan Domain Lama

Ternyata tidak, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan wajib diketahui sebelum memilih menggunakan domain lama. Menggunakan domain lama tidak selamanya menyenangkan dan menguntungkan. Bahkan bisa jadi domain lama tersebut membuat Anda puyeng. Alih-alih menguntungkan ternyata sangat merugikan.

Bahkan masih banyak yang membuat artikel kalau domain lama banyak di cari dan menguntungkan. Padahal tidak, karena di beberapa artikel yang saya baca tentang aged domain ini, mereka hanya mengambil sisi baiknya saja. Sedangkan sisi buruknya tidak.

Memang jika mengambil sisi baiknya dari sesuatu yang di anggap baik, memang bernilai baik. Namun sebelum memutuskan memberikan penilaian yang baik, alangkah baiknya untuk mencari sisi buruknya dulu. Jika sisi buruknya tidak ada, maka bisa memberikan penilaian yang baik.

Tips Memilih dan Menggunakan Domain Lama

Begitu juga dengan memilih menggunakan domain lama, lebih baik cari dulu histori dari domain tersebut. Bukan hanya dari nilai dari domainnya (domain authority) atau seberapa banyak backlink aktif yang sudah tertanam pada domain tersebut, atau web lain yang merefer ke domain tersebut. Buka itu saja. Tapi lihat dulu secara lengkap histori dari domain tersebut. Apakah selalu aktif atau sudah pernah di hapus atau sudah berganti berkali-kali. Nah dibawah ini ada beberapa tips yang share dalam memilih domain lama.

Cek Histori Domain
Cek histori domain disini adalah mengetahui secara keseluruhan rekam jejak domain tersebut. Berapa lama usianya, berapa kali aktif, dan berapa kali sudah terhapus. Jika domain lama yang Anda pilih sudah berusia 5 tahun lebih. Cek aktivasinya, apakah setiap tahu aktif terus atau tidak. Jika tidak aktif, apakah non-aktifnya domain hanya sebagai Park Domain (domain parkir) atau sudah tidak aktif sehingga mengalami drop.

Mengalami dropped disini maksudnya adalah domain sudah benar-benar tidak aktif. Kadang ada yang 3 kali tidak aktif. Ketika domain sudah tidak aktif dan diaktifkan kembali, maka domain ini sudah tidak bisa digunakan meskipun memiliki Domain Authority yang besar. Karena lama-kelamaan nilai DA domain tersebut akan turun secara perlahan sampai batas tertentu sesuai dengan backlink yang masih aktif.

Misalkan domain blog saya ini Digitalpoin.com, setelah saya cek histori domainnya ternyata usia domain ini sebenarnya adalah 15 tahun! Seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini:

Tips Memilih dan Menggunakan Domain Lama

Dari histori domain tersebut, domain saya ini mengalami 4x drop atau non aktif! Bahkan di layanan cek histori yang lainnya mengalami 7x drop. Apa maksudnya? seperti yang telah saya jelaskan diatas, Domain yang telah mengalami aktif dan tidak aktif, aktif lagi, tidak aktif lagi memiliki nilai yang kurang baik. Namun saya masih bersyukur, karena domain Digitalpoin.com ini sangat bersih saat saya menggunakan lagi.

Bersih maksudnya disini adalah tidak ada link-link yang nempel atau mengalah ke blog ini. Atau sisa-sisa link dari setiap Url blog ini. Tidak sama dengan blog kedua yang saya memiliki. Sampai saat ini masih ada link aktif yang masih terindeks di Google, sedangkan blog tersebut menggunakan platform Blogspot dan sebelumnya menggunakan Wordpress.

Backlink Domain Buruk
Siapa bilang domain lama memiliki kualitas yang baik? Belum tentu. Karena sudah ada perubahan pada struktur link pada domain, url halaman domain, url postingan domain dan yang lainnya. Mungkin bakclink yang mengarah ke link domain (Homepage) masih bisa dikatakan baik. Namun perlu dilihat juga, apakah backlink yang dibuat dari website lainnya masih aktif atau kontennya sudah berubah.

Kalau tidak aktif masih mending, bagaimana kalau masih aktif tapi kontenya sudah berganti dengan konten terlarang? gak baik juga kan. Apalagi untuk backlink yang mengarah ke konten halaman lainnya. Apalagi platform yang digunakan juga sudah berbeda, dari Wordpress ke Blogger atau dari Blogger ke Wordpress. Otomatis semua url halaman berubah total! Kecuali Homepage.

Ini yang perlu diperhatikan ketika memilih menggunakan domain lama. Dan inilah alasannya kenapa domain lama yang memiliki DA tinggi tiba-tiba menjadi Nol meskipun domain sudah diaktifkan kembali. Hal ini karena banyak faktor, termasuk link-link yang masuk atau keluar dari website pada domain lama tersebut.

Tidak seperti blog kedua yang saya memiliki. Sampai saat ini masih ada link aktif yang masih terindeks di Google, sedangkan blog tersebut saat ini menggunakan platform Blogspot yang sebelumnya menggunakan Wordpress. Ada 2 link yang aktif yaitu link halaman About dan Halaman Artikel.

Optimasi Sangat Sulit
Jika Anda menggunakan domain lama, maka siap-siaplah untuk bekerja lebih keras lagi dalam memlakukan optimasi terhadap domain tersebut. Karena optimasi yang dilakukan benar-benar lebih sulit daripada doamin yang benar-benar fresh. Meskipun memiliki faktor nilai yang bagus namun Google belum tentu mempercayainya. Dan ini sangat rawan jika optimasi yang dilakukan salah. Google akan memberikan penalti terhadap blog Anda tersebut.

Apakah domain lama tidak bisa di optimasi? Tentu saja bisa, dan tidak bakalan melanggar ketentuan dari Google jika optimasi yang dilakukan benar. Buktinya blog saya ini, masih bisa di optimasi dengan baik.

Banyak sekali hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan domain yang sudah pernah digunakan dan aktifkan kembali. Termasuk perlakuan domain tersebut yang dilakukan oleh orang sebelumnya. Apa kontennya, untuk apa domain tersebut di buat, dan sebagainya. Oleh karena itu dalam memilih dan menggunakan domain lama harus hati-hati.

Bagaimana Cara Mengetahui Histori Domain?

Saat Anda melakukan pendaftaran dan membeli domain baru yang menurut Anda unik, tentunya sebelumnya memeriksa ketersediaan domain tersebut. Jangan senang dulu jika domain unik tersebut ternyata tersedia tapi cek dulu historinya. Kenapa? Dikhawatirkan domain yang tersedia tersebut adalah domain lama.

Bagaimana cara mengetahui kalau itu domain lama? Carilah di Google "Check Domain History" maka Anda akan menemukan banyak layanan yang bisa Anda gunakan untuk mengecek histori domain tersebut dan dari sanalah Anda bisa mengetahui tentang histori domain.

Tips Memilih dan Menggunakan Domain Lama

Dan ternyata domain blog saya ini Digitalpoin.com pemilik sebelumnya adalah orang Vietnam pada tahun 2016. Untuk tahun-tahun sebelumnya tidak bisa saya ketahui dari mana asal pemilik blog ini sebelumnya.

Itulah ulasan tentang tips memilih dan menggunakan domain lama yang bisa dijadikan info sebelum menggunakan domain baru ternyata lama. Kalau boleh menyarankan, lebih baik menggunakan domain baru saja yang benar-benar fresh. Kalau pun tetap ingin menggunakan nama unik dari domain lama tersebut, gunakan saja ekstensi yang berbeda. Misalkan domain lama ekstensinya .com, gunakan saja yang .id atau .me atau ekstensi yang lainnya. Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar

Posting Komentar