Skip to main content
Menu

Apa itu Anchor Text dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Apa itu Anchor Text dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Apa itu Anchor Text dan Bagaimana Cara Membuatnya? Dengan adanya link pada teks tersebut, maka teks ini disebut juga sebagai teks yang dapat diklik atau Clickable Text. Lantas apakah sama Anchor Text dan Clickable Text? Tentu saja sama karena keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu membuat text agar bisa diklik. Lantas apa itu anchor text?

Baca Juga

Apa itu Anchor Text dan Bagaimana Cara Membuatnya? Jika diterjemahkan secara langsung, anchor text itu adalah Teks Jangkar. Apakah teksnya berbentuk jangkar? Tidak, jika dilihat dari fungsi jangkar yaitu sebagai penambat atau penguat kapal agar tidak bergerak. Begitu pada anchor text, sebagai penambat teks tertentu dalam artikel. Dengan adanya penambat pada teks ini akan diketahui adanya perbedaan antara teks yang satu dengan yang lainnya. Karena penambat teks atau anchor teks ini memiliki warna berbeda dan pada teks tersebut terdapat link yang bisa di klik.

Apa itu Anchor Text dan Bagaimana Cara Membuatnya
Dengan adanya link pada teks tersebut, maka teks ini disebut juga sebagai teks yang dapat diklik atau Clickable Text. Lantas apakah sama Anchor Text dan Clickable Text? Tentu saja sama karena keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu membuat text agar bisa diklik. Lantas apa itu anchor text?

Apa itu Anchor Text?
Bagian teks yang berisi link tautan atau disisipi link dan bisa di klik. Kalau di beberapa sumber kami mendapatkan kalau anchor text itu adalah potongan teks yang berisi link dan dapat diklik. Sebenarnya sih bukan potongan ya, kalau potongan berarti kan ada makna terpotong, teks yang terpotong. Kalau terpotong berarti teks yang satu dengan yang lain tidak menyambung.

Selain berisi tautan yang bisa di klik, Anchor Text juga memiliki perbedaan warna antara teks yang satu dengan yang lainnya. Untuk warna defaultnya biasanya berwarna biru. Namun untuk beberapa blog atau website, warna link pada anchor text disesuaikan dengan keinginan pemilik blog atau website tersebut.

Contoh Anchor Text
Warna default atau yang biasa pada link anchor text digunakan adalah pada halaman pencarian Google, seperti tampilan contoh berikut ini:

anchor text

Atau jika ditulis, contoh anchor text seperti berikut ini: Apa itu Anchor Text? (Ini adalah contoh anchor text).

Apakah Anchor Text ini Penting Digunakan?
Dengan membuat teks yang bisa di klik karena ada link yang tersemat pada teks tersebut, berarti itu menandakan kalau ada "jalan lain" untuk mengkakses sebuah informasi yang ada pada link tersebut. Dengan kata lain, ada hal lain yang bisa atau perlu diketahui. Akan tetapi jika link yang merujuk pada satu halaman konten tersebut sesuai atau relevan dengan halaman konten yang dibuka, maka keberadaan link pada teks tersebut dibutuhkan, begitu juga sebaliknya, keberadaan link pada teks terkadang lebih sering dipasang secara terpaksa agar mendapatkan klik pada link tersebut dan halaman kontennya terbuka.

Jadi pemasangan anchor text pada sebuah artikel atau halaman konten, bisa dikatakan penting jika ada relevansi pada link halaman rujukan tersebut dan tidak penting jika halaman tersebut tidak berisi konten yang menarik atau tidak relevan dengan halaman konten sebelumnya. Haruskah relevan? Harus. Karena relevansi sebuah halaman rujukan akan memberikan dampak positif pada halaman lainnya.

Flashback pada tahun 2000an, dimana sebuah anchor text atau beberapa bisa memberikan dampak yang sangat baik bagi halaman konten di search engine. Pernah mendengar SEO Smart Link? Smart link inilah yang sama dengan anchor text yang bisa meningkatkan peringkat halaman konten di search engine. Itu dulu, kalau sekarang... Jangan ngarep... Namun tetap diperlukan, karena anchor text saat ini masih merupakan bagian dari SEO yaitu sebagai kata kunci dalam sebuah konten.

Bagaimana Cara Membuat Anchor Text?
Membuat anchor text sama dengan memasang link dalam artikel yang pernah kami bahas sebelumnya, namun ada beberapa yang perlu diperhatikan dalam membuat anchor text ini yaitu:
  1. Tentukan dulu kata kunci atau keyword dalam artikel yang akan dipasang link. Keyword utama pada artikel tersebut, jika ada beberapa kata kunci, pastikan yang lebih relevan dengan keyword pencarian di search engine. Setelah menentukan keywordnya, pasang link pada keyword tersebut.
  2. Gunakan teks pada keyword yang sederhana atau singkat, tidak terlalu panjang.
  3. Disarankan untuk tidak menggunakan keyword lebih dari 2 sebagai anchor text. Atau jika lebih dari 2, buat variasi dari keyword utama tersebut. Misalkan penggunaan sinonim atau persamaannya, yang penting artikel tetap enak dibaca.
  4. Gunakan anchor text yang menarik agar pembaca artikel bisa mengerti kalau ada "jalan lain" berupa link tautan yang memberikan informasi yang relevan dengan halaman yang dibacanya saat ini.
  5. Pastikan link tersebut menuju halaman yang benar-benar relevan, bukan memberikan informasi yang lain yang berbeda dengan halaman yang dibaca oleh pengunjung blog. Kenapa agar mereka tidak kecewa. Kalau mereka kecewa, mereka akan mundu alon-alon... :D

    Jika pengunjung blog betah di halaman konten blog Anda, maka blog Anda semakin populer dan memiliki peringkat yang lebih baik di search engine serta menurunkan bounce rate blog Anda.
Selain pembahasan tentang apa itu anchor text, ternyata ada beberapa macam anchor text yang bisa diketahui dan macamanya ini memiliki bentuk dan jenis berbeda namun fungsi tetap sama. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca di Macam-Macam Anchor Text.

Jadi anchor text atau kami terkadang menyebut sebagai teks yang bisa di klik, memiliki peranan penting dalam meningkatkan peringkat blog, bukan hanya di search engine tapi juga beberapa situs analisis yang memberika penilaian terhadap perkembangan blog seperti Alexa dan sebagainya. Silahkan gunakan anchor text dengan bijaksana. Terimakasih.